Februari 7th, 2009 by shbc

Untuk Depan dan Belakang (dari majalah cycling
Bagi kalian yang suka Night ride memang bisa memberikan keasyikan tersendiri bagi pelakunya. Namun tanpa penerangan yang baik, night ride bisa berubah bencana. Oleh karena itu, sebelum memulai perjalanan, lengkapi sepeda dengan beberapa produk dari Exposure Lights ini.
Yang pertama ada Maxx-D dengan empat buah emitter LED. Berkekuatan 960 lumen (ukuran daya lampu), lampu seharga £ 325 ini dapat menerangi berbagai sudut jalan, termasuk akar atau bebatuan di trek. Maxx-D memiliki bobot 320 gram. Angka tersebut sudah termasuk bracket dan remote yang bisa Anda letakkan di setang. Dalam mode pencahayaan rendah, lampu ini dapat bertahan selama 24 jam, dan berkurang menjadi 10 jam pada mode pencahayaan kuat.
Berikutnya ada RedEye dan RedEye Micro. Keduanya bisa dipakai sebagai penerang ke arah belakang dan terdiri atas 24 lumen LED. RedEye bisa dipasang pada seatpost, frame, atau helm.
Tags: Exposure Light
Posted in Berita, Home | 1 Comment »
Februari 3rd, 2009 by shbc





Kalian bikers mo info tentang Sepeda GT yang mo ngluarin produknya di awal 2009 nih simak spesifikasinya… kudapat dari majalah
cycling
GT meneruskan kelangsungan hidup suspensi i-Drive-nya - kini disebut Independent Drivetrain - dengan meng-update line up sepedanya untuk tahun depan. Tidak hanya sekedar mengembangkan seri yang sudah ada, brand yang mensponsori pembalap seperti Bryn Atkinson ini juga punya seri baru yang sensasional
Fury Sepeda downhill bertravel 8,3 inci ini menggantikan seri DHi yang sudah lebih dulu ada. Frame monokoknya (segitiga depan dibuat menjadi satu bagian alias one piece)terbuat dari serat karbon sepenuhnya. Tunggu dulu, serat karbon untuk sepeda downhill? Iya, namun jangan khawatir, para teknisi GT meyakinkan kalau penggunaan material tersebut bukan untuk mengincar unsur ringan, tapi justru kekuatan. Mereka yakin dengan komposisi yang tepat, karbon tetap lebih kuat dari alumunium. Fury yang bobotnya berkisar 17,2 kilogram ini memiliki top tube yang lebih panjang dibanding milik DHi. Headset integrated 1,5 incinya terpasang pada head tube dengan angle 65 derajat. Sementara tinggi bottom bracket dari permukaan tanah adalah 13,6 inci. Dilengkapi shock Fox DHX Air, rem Avid Juicy, crank Saint, seatpost Thomson, stem Funn, dan dropout frame Maxle, Fury akan dirilis dalam dua pilihan varian seharga US$ 3.999 dan 5.999. Anda juga dapat membeli framenya saja, namun sayang untuk harganya belum diketahui. pingin memiliki dengan cepat coba kita ikutan uang panas milik mas Haryo prabowo.. klo kalian telaten dengan mudah uang didapat.Force Sama seperti Fury, frame Force juga terbuat dari serat karbon. Ini tentunya berbeda dengan model tahun lalu yang masih menggunakan alumunium. Alhasil terjadi pengurangan bobot sebesar 1,5 kilogram menjadi 11,8 kilogram.Selain material pembuat, perbedaan juga nampak dengan digunakannya headset integrated FSA, sertacable routing internal pada top tube. Untuk geometrinya masih sama seperti tahun lalu (head angle 69 derajat, seat angle 72 derajat, tinggi BB-tanah 13,6 inci). Begitu pula dengan travelnya yang masih 6 inci. Force dilengkapi crank dan rem Shimano XTR, setang Ritchey Carbon Pro, stem Thomson, rim Mavic, dan shock Fox Float RP23. Dropout belakangnya menggunakan milik Mavic. Namun Anda masih bisa menggantinya dengan Maxle. Tersedia dua varian karbon untuk Force, dan tiga varian untuk versi alumuniumnya. Soal harganya, berada pada kisaran US$ 1.599-5.499. Nah sekarang kondisi dolar lagi melejit di banding dengan nilai rupiah kita man, bagi pendemen sepeda yang sekelas gak mungkin deh rasanya mo beli.. nih aku punya solusi man kita daftar ke SINI mumpung lagi diskon
Tags: Add new tag, GT Sepeda Downhill Full Karbon
Posted in Home | 6 Comments »
Januari 26th, 2009 by shbc
Pren…dah lama gak ngeposting..
Kisah nyata yang menyedihkan pren … waktu itu minggu pagi tgl 18 Januari 2009 jam 06.00 yach baru minggu yang lalu… aku bangun kesiangan mo nggenjot ke Pakem kok dah siang rasannya, paling-paling warung wedang tempat ngumpulnya tukang nggenjot jogja di Pakem dah penuh sesak…eh tak cari jalur lain meski sendirian n kesiangan.. aku tetap harus semangat pokoknya hari itu badanku harus berkeringat..critanya aku lewat jalur mlati ke barat lewat pasar cebongan menuju ke Godean…eh saking asyiknya menghirup udara segar n memandang hijaunya persawahan tidak terasa aku sudah ngayuh sepeda kesayanganku kurang lebih 2jam.
Read the rest of this entry »
Posted in Berita | 3 Comments »